Media Online Karyaindonesianews.com berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

Respon Cepat Atas Laporan Masyarakat Polsek Kawalu Polres Tasikmalaya Kota,Polda Jawa Barat Untuk Menindak Praktik Mafia BBM Jenis Solar Bersubsidi.

  • Bagikan

Kabupaten Tasikmalaya,|| Karyaindonesia news com – Praktik Mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) kian marak di Kabupaten Tasikmalaya para pelakunya bahkan seolah tak tersentuh hukum Pada Selasa Malam, 5 Juni 2024,Pukul 00.03 WIB.Ketika Terpantau oleh Awak Media Satu Unit Mobil R4 Box Warna Coklat Silver Merk Mitsubishi D 8018 XI mengisi BBM Jenis Bio Solar Subsidi di SPBU Pertamina di Jl. Perintis Kemerdekaan,Karsamenak,Kecamatan Kawalu,Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat.(5/06/2024)

Ketika di konfirmasi seorang supir bernama ANDIK (Red. Alias)setelah mengisi BBM Jenis Bio Solar Subsidi membenarkan.”Benar Pak Mobil saya bermuatan BBM Jenis Solar bersubsidi sebanyak 2(Dua)Kempu yang disimpan di Box Mobil dengan kapasitas ukuran 1 ton perkempunya yang baru terisi kurang dari 1 (Satu) kempu berisi BBM Jenis Solar Bersubsidi.Dan Pemiliknya/Bosnya Bernama ADL(Inisial)BBM Bio solarnya oleh Bos saya akan di jual ke Cileunyi Bandung.

“Benar Pak Mobil Saya Bermuatan BBM Jenis Solar bersubsidi sebanyak 2(Dua)Kempu yang disimpan di Box Mobil dengan kapisitas ukuran 1 ton perkempunya,yang baru terisi kurang dari 1 (Satu) Kempu berisi BBM Jenis Bio Solar Bersubsidi.Dan Pemiliknya/Bosnya ADL(Inisial)BBM Bio Solarnya oleh Bos saya akan di jual ke Cileunyi Bandung.”Jelas Andik

Lebih lanjut.”Setelah Di Konfirmasi oleh Awak Media kepada Rekanan Bos BBM yaitu berinisial JM(Tadi Malam Hadir Ke Mapolsek Kawalu)Ternyata Mobil Bermuatan BBM Jenis solar Bersubsidi yang di amankan /di tangkap Polsek Kawalu atas informasi masyarakat ini ternyata Bos/Pemiliknya Berinisial SRN (Red. Oknum TNI ).Penyalahgunaan BBM Subsidi di dapat dengan membeli dari setiap SPBU dengan menggunakan Barcode BPH Migas yang telah disiapkan oleh Operator SPBU.”ujar Andik

Maraknya praktik mafia BBM itu terjadi karena belum disertai dengan penindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH).
Masih minimnya penindakan hukum terhadap praktik mafia BBM membuat bisnis ilegal BBM Jenis solar bersubsidi ini terus terjadi dan Disinyalir Para Mafia BBM Jenis Bio Solar Subsidi di Wilayah Kabupaten Tasikmalaya,Jawa Barat beroperasi Pada Malam hari sampai dengan Pagi Dini Hari.

BACA JUGA  Kodim 0501/JP Sidak Handphone Prajurit Guna Cegah Bermain Judi Online

Praktik mafia BBM itu tidak lepas dari adanya kebijakan pengurangan Subsidi BBM selama ini. Para mafia itu menurutnya kerap menjalankan aksinya dengan memanfaatkan Perbedaan Harga BBM jenis solar subsidi dengan solar industri yang jauh lebih mahal.Para mafia BBM itu biasanya melakukan Penimbunan dan Penyelundupan BBM Jenis Solar Bersubsidi yang seharusnya untuk rakyat, namun dijual kepada kalangan Bos bos/Mafia yang ada di Cileunyi Bandung dengan harga yang lebih tinggi.

Ketika Team Awak media Memberi informasi/Melaporkan ke Polsek Kawalu,Polres Tasikmalaya Kota,Polda Jawa Barat,dengan Sigap dan Respon Cepat untuk mengamankan dan menindak secara tegas dari Unit Mobil R4 Box Mitsubishi Warna Coklat Silver D 8018 XI.Pengangkut BBM Jenis Solar Bersubsidi di giring ke Mapolsek Kawalu,Polres Tasikmalaya,Polda Jawa Barat.

Di tempat yang sama Aktivis LASKAR RI-1 Jefri Nainggolan Angkat Bicara ketika di Konfirmasi oleh Tim Awak Media .”Dengan diduga adanya Penyalahgunaan BBM Jenis Bio Solar yang dilakukan oleh Supir perlu adanya Penindakan dari APH,karena perlu diketahui Perbuatan Penyalahgunaan Angkutan dan/atau Perdagangan Subsidi Minyak dan Gas Bumi Pasal 53 Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 dan UU Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja yang Menyatakan Bahwa setiap orang yang memyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak,Bahan Bakar Gas dan/atau Liquefied Petroleum yang Disubsidi Pemerintah Di Pidana dengan Pidana Penjara Paling Lama 6(Enam) Tahun dan Denda Rp. 60.000.000.000 ( Enam Puluh Miliyar ).Terang Jefri

Hingga berita di terbitkan pihak dari Pemilik BBM solar bersubsidi (ilegal)Belum terkonfirmasi.(Red/Team)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!