Media Online Karyaindonesianews.com berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

Dugaan Konfirasi Oknum Polri Dalam Pendistribusian BBM Bersubsidi

  • Bagikan

Media Karyaindonesianewa.com |

Kabupaten Tangerang, || Masih Maraknya Penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak Jenis Pertalite Bersubsidi Menggunakan kemasan drum dengan di angkut oleh Mobil Jenis Box Mitsubishi L 300 Warna Coklat Silver A 8681 AN.Pada Kamis,23 Mei 2024. (23/05/2024)

Ketika Bung Edwar Ketua LPK RI(Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia) DPD Provinsi Banten dan Awak Media Sedang melintas melihat sebuah Mobil Box Mitsubishi L 300 Warna Coklat Silver melintas dengan kecepatan tinggi,tim mencurigai dengan Unit Mobil tersebut dan berupaya untuk menghentikan Mobil Mitsubishi L 300 tersebut yang diduga mengangkut BBM Subsidi.

Hal tersebut dibenarkan oleh Supir yang bernama Acim (Red. Inisial)Ketika dikonfirmasi oleh Awak Media.” Benar Pak Mobil saya bermuatan BBM jenis Pertalite sebanyak 10 drum/2 Ton ,dan Bos/ Pemiliknya bernama MANSYUR(Maja),Pertalite ini akan di jual ke Daerah Pasar Kemis.”

Ketua LPK RI DPD Provinsi Banten yang biasa dipanggil Bung Edwar yang di dampingi oleh beberapa Awak Media berucap.”Kami telah menemukan dan mengamankan diduga Pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi Jenis Pertalite dan Sempat Mendatangi Mako Polsek Cisoka(SPKT) guna untuk membuat Laporan Polisi,diarahkan untuk menghadap ke Penyidik Reskrim(Red. Sunardi).Akan tetapi Edwar Sangat Kecewa dengan ditolaknya untuk membuat Laporan Polisi,pihak penyidik menyarankan untuk membuat LI (Laporan Informasi).

Masih Kata Edwar ” Saya Menolak klo hanya untuk dibuatkan LI (Laporan Informasi)karena tidak ada Bukti Lapor.Dan LPK RI DPD Provinsi Banten akan mengikuti Prosedur Dari Lembaga Kami untuk melaporkan kasus ini sesuai dengan Undang Undang Migas ke Mabes Polri (Kapolri,Bareskrim Polri,Itwasum, dan KadiPropam).Ujar Edwar

Masih Lanjut Edwar.” Udah Jelas Bahwa Penyalahgunaan Angkutan dan/atau Perdagangan Subsidi Minyak dan Gas Bumi Pasal 53 hurup B Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 dan UU Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja yang menyatakan bahwa setiap orang yang Menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak ,Bahan Bakar Gas dan/atau Liquefied Petroleum yang diaubsidi Pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6(Enam) Tahun dan Denda Rp. 60.000.000.000( Enam Puluh Miliyar)Tutup Edwar

BACA JUGA  Prajurit Dan Persit KCK Cabang XV Kodim 0501 PD Jaya Gelar Olahraga Bersama dlDan Sosialisasi Arahan Kasad Di Monas

Hingga Berita ini diterbitkan Pihak Pihak terkait belum terkonfirmasi.(Red. Agus Jefri Hunter)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!