Media Online Karyaindonesianews.com berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

Respon Cepat Polsek Baleendah Polresta Bandung,Polda Jawa Barat Menindak Praktik Mafia BBM Jenis Solar Bersubsidi

  • Bagikan

Media Karyaindonesianews.com |

Kabupaten Bandung,|| Praktik mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) kian marak di Kabupaten Bandung Para pelakunya bahkan seolah tak tersentuh hukum pada Minggu Siang, 12 Mei 2024 Ketika Awak Media menemukan Satu Unit Mobil Box Wana Kuning Merk Toyota Dyna F 8757 UK setelah mengisi di SPBU Pertamina Baleendah di Jl. Terusan Kiaracondong No. 27 Kecamatan Baleendah,Kabupaten Bandung.(12/05/2024)

Ketika di konfirmasi seorang supir dan Pengawalnya yang bernama SHBG dan STM(Red. inisial) setelah mengisi BBM Jenis Bio Solar Subsidi membenarkan.”Benar Pak Mobil saya bermuatan BBM Jenis Solar bersubsidi sebanyak 2(Dua)Kempu yang disimpan di Box Mobil dengan kapasitas ukuran 1 ton perkempunya yang baru terisi kurang dari 1 (Satu) kempu berisi BBM Jenis Solar Bersubsidi.Bio solarnya yang akan saya jual ke Proyek – proyek yang ada di sekitaran sini.

“Benar Pak Mobil Saya Bermuatan BBM Jenis Solar bersubsidi sebanyak 2(Dua)Kempu yang disimpan di Box Mobil dengan kapisitas ukuran 1 ton perkempunya,yang baru terisi kurang dari 1 (Satu) Kempu berisi BBM Jenis Bio Solar Bersubsidi.Bio Solarnya yang akan saya jual ke proyek-proyek yang ada di sekitaran sini”.Katanya

Lebih lanjut.”BBM Jenis solar Bersubsidi ini di dapat dengan membeli dari setiap SPBU dengan menggonta-ganti plat Nomor Kendaraannya agar disesuaikan dengan Barcode yg di keluarkan Oleh BPH Migas”.Jelas STM

Maraknya praktik mafia BBM itu terjadi karena belum disertai dengan penindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH).
Masih minimnya penindakan hukum terhadap praktik mafia BBM membuat bisnis ilegal BBM Jenis solar bersubsidi ini terus terjadi dan banyak di Wilayah Kabupaten Bandung Jawa Barat.

Praktik mafia BBM itu tidak lepas dari adanya kebijakan pengurangan subsidi BBM selama ini. Para mafia itu menurutnya kerap menjalankan aksinya dengan memanfaatkan perbedaan harga BBM jenis solar subsidi dengan solar industri yang jauh lebih mahal.Para mafia BBM itu biasanya melakukan Penimbunan dan Penyelundupan BBM Jenis Solar Bersubsidi yang seharusnya untuk rakyat, namun dijual kepada kalangan Proyek – proyek yang ada di sekitaran Kabupaten Bandung dengan harga lebih tinggi.

BACA JUGA  Buntut Dari Penyerangan Kantor DPD LPK RI Banten Oleh Agus Gunawan CS Mafia BBM Pertalite, Ketua Edwar Laporan Polisi Di Polresta Tangerang,Polda Banten.

Ketika Team Awak media melaporkan ke Polsek Baleendah,Polresta Bandung,Polda Jawa Barat,dengan Sigap dan Respon Cepat untuk mengamankan dan menindak secara tegas dari Unit Mobil Box Toyota Dyna F 8757 UK Pengangkut BBM Jenis Solar Bersubsidi di giring ke Mako Polsek Baleendah,Polresta Bandung,Polda Jawa Barat.

Untuk perusahaan yang terbukti melakukan praktik penjualan, penyaluran, serta menggunakan BBM jenis solar bersubsidi.Bagi perusahaan yang kedapatan dan terbukti melakukan kecurangan dengan menjual BBM ilegal atau yang melakukan penadahan, maka semua itu harus ditindak tegas.

Pembekuan operasional menjadi opsi yang tepat bagi perusahaan yang terbukti melakukan penjualan, penyaluran, dan menadah BBM ilegal, selain tentunya sanksi pidana.Penerapan hukuman seharusnya bukan hanya dari sisi sanksi pidana, namun juga disertai dengan pembekuan aktivitas perusahaan, bahkan dengan mencabut izin usahanya.

Di tempat yang sama Aktivis Senior Alexsandro Angkat Bicara ketika di Konfirmasi oleh Tim Awak Media .”Dengan ada Penyalahgunaan BBM Jenis Bio Solar yang dilakukan oleh Supir dan Pengawalnya(Red. inisial SHMG dan STM) perlu adanya Penindakan dari APH,karena perlu diketahui Perbuatan Penyalahgunaan Angkutan dan/atau Perdagangan Subsidi Minyak dan Gas Bumi Pasal 55 Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 dan UU Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja yang Menyatakan Bahwa setiap orang yang memyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak,Bahan Bakar Gas dan/atau Liquefied Petroleum yang Disubsidi Pemerintah Di Pidana dengan Pidana Penjara Paling Lama 6(Enam) Tahun dan Denda Rp. 60.000.000.000 ( Enam Puluh Miliyar ).Terang Alexsandro

Hingga berita di terbitkan pihak dari Pemilik BBM solar bersubsidi (ilegal)Belum terkonfirmasi.(Red/Team)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!