Media Online Karyaindonesianews.com berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

PT YUAN HENG BIOTECH INDONESIA Timbulkan Aroma Bau Dan pencemaran Udara.

  • Bagikan

Media Karyaindonesianews.com |

Serang || Produksi Tepung udang yang diolah dari bahan dasar kepala udang di PT YUAN HENG BIOTECH INDONESIA (YBI) kini menjadi sorotan.

Perusahaan yang berada dikawasan Industri Langgeng Sahabat, tepatnya di gedung PT KEDAUNG GROUP. Yang masuk ke dalam wilayah Kampung Parigi Desa Parigi Kecamatan Cikande Kabupaten Serang-Banten.

Warga setempat yakni kampung Kukun dan Kampung Parigi mengeluhkan bau bangkai yang berasal dari PT YUAN HENG BIOTECH INDONESIA(YBI).
Namun sejauh ini kebijakan tersebut belum diterima warga setempat.

Menyikapi dan mengutip pemberitaan di media online yang sempat tayang dan ramai beberapa bulan lalu, KLH dan awak media mencoba mendatangi perusahaan PT YUAN HENG BIOTECH INDONESIA.

Awak media dan KLH (Konsorsium Lingkungan Hidup) mencoba mengecek kebenaran informasi tersebut, begitu tiba di area depan pabrik tersebut. Aroma bau bangkai begitu sangat kuat , nyaris muntah setiap orang yang belum terbiasa mencium aroma tersebut.

Awak media mencoba konfirmasi kepada pihak perusahaan atas nama Ah (Inisial-red) asal negeri tirai bambu.
Namun sayangnya tidak direspon panggilan WhatsApp bahkan ceklis satu.

Pihak Security PT KEDAUNG GROUP mencoba menyampaikan terkait kedatangan awak media dan Direktur KLH ke pihak perusahaan, namun jawaban yang diterima dan diperoleh bahwa pihak perusahaan tidak bisa menemui dengan alasan harus ada surat kunjungan lebih dulu dan janjian.

Security pun membeberkan terkait legalitas perusahaan PT YUAN HENG BIOTECH INDONESIA.

“PT YUAN HENG BIOTECH INDONESIA itu ngontrak gedung ke PT KEDAUNG GROUP, mereka tidak punya Security, mereka nebeng keamanan ke sini.
Namanya satu gedung satu pintu mau tidak mau kita jaga pintu, walau sebenarnya kami digaji bukan dari PT YUAN HENG BIOTECH INDONESIA, melainkan dari PT KEDAUNG yang sudah lama tidak produksi”Bebernya.

BACA JUGA  Di Cisoka Jangan Coba Coba Edarkan Hexymer Dan Tramadol, Forum 7 Ormas Bersatu Se-Kecamatan Cisoka Bersama APH, Dan Masyarakat, Para Tokoh Cisoka, Siap Perangi

Ferry Anis Fuad SH.MH.,Selaku Direktur Konsorsium Lingkungan Hidup-Banten angkat bicara.

“Menyikapi permasalahan yang ada,tentunya ini tidak boleh berlarut-larut yang berdampak kurang baik di masyarakat, saya akan bawa masalah PT YUAN HENG BIOTECH INDONESIA ke KemenLHK.
Agar segera di Sidak dan menurunkan tim Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara (PPU)dan jelas perusahaan tersebut melanggar undang undang dan wajib di berikan sanksi oleh gakkum kemenlhk.
Ferry berharap pihak KementerianLHK segera melakukan tindakan tegas, agar masyarakat yang terdampak tidak lagi merasakan bau busuk yang di duga berasal dari PT Yuan Heng Biotech Indonesia” Tukasnya.

(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!