Media Online Karyaindonesianews.com berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

SPBU Pertamina 44 593 05 Tanjung Jl. Kudus – Purwadadi,Tanjung Karang Kecamatan Jati Kabupaten Kudus Jawa Tengah Diduga Bekerjasama dengan Mafia BBM Jenis Solar Bersubsidi

  • Bagikan

Media Karyaindonesianews.com |

Kudus,|| Ketika Awak Media Melihat Sebuah Mobil Truck Colt Diesel K 1445 BL Warna Merah sedang mengisi BBM Jenis Solar Bersubsidi di SPBU Pertamina 44 593 05 Tanjung Jl. Kudus – Purwadadi,Tanjung Karang,Kecamatan Jati,Kabupaten KudusJ,Provinsi Jawa Tengah Rabu Dini Hari 03.00 WIB.(24/04/2024)

Awalnya seorang Supir Mobil Colt Diesel Warna Merah atau yang biasa disebut “Supir Helikopter” yang tidak mau disebutkan namanya Mengakui bahwa Memang benar Mobil Truck Colt Dieselnya di dalam Bak mobilnya sudah disimpan Kempu Kempu Ukuran 1 (satu) Ton-an Milik BOS HERU,untuk Cara Pengisiannya dengan bulak balik ke SPBU Pertamina 44 593 05 Tanjung Jl. Kudus – Purwadadi.Ujar Supir

Di tempat terpisah Jefri Nainggolan Aktivis LASKAR RI-1 Selaku Sosial Kontrol Angkat Bicara.” Dengan adanya kerjasama dari Pihak SPBU Pertamina 44 593 05 Tanjung Jl. Kudus – Purwadadi Tanjung Karang Kecamatan Jati Kabupaten Kudus Provinsi Jawa Tengah dengan Para Mafia BBM Jenis Solar Bersubsidi. Harus adanya Pengawasan lebih ketat lagi dari BPH Migas Kabupaten Kudus Provinsi Jawa Tengah.Kata Jefri

Masih Jefri.” Jefri Berharap Pihak dari BPH Migas untuk bertidak sesuai dengan Aturan yang sudah ada bila Perlu Cabut Izin Usahanya.Harap Jefri

Masih Lanjut Jefri Dengan adanya Kerjasama tersebut bagi Mafia BBM Jenis Solar Bersubsidi Perlu adanya Penindakan dari APH karena Perlu diketahui Perbuatan Penyalahgunaan Angkutan dan/atau Perdagangan Subsidi Minyak dan Gas Bumi pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001dan UU Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja yang Menyatakan Bahwa Setiap Orang Yang Menyalahgunakan Pengakutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak,Bahan Bakar Gas dan/atau Liquefied Petroleum yang Disubsidi Pemerintah Dipidana dengan Pidana Penjara paling lama 6(Enam) Tahun dan Denda Rp. 60.000.000.000(Enam Puluh Milyar).Tutup Jefri

BACA JUGA  Sudarwan Mewakili Kepala Desa Se-Kecamatan Cisoka Melarang Keras Peredaran hxymer Dan Tramadol Diwilayah Cisoka

Hingga berita ini diterbitkan Mafia BBM Jenis Solar Bersubsidi dan Pemilik SPBU 44 593 05 belum dikonfirmasi.(Red/Tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!