Media Online Karyaindonesianews.com berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

KLH ( Konsorsium Lingkungan Hidup) Dan Kementerian LHK Melakukan Sidak Ke PT Genesis Regeneration Smelting

  • Bagikan

Media Karyaindoneianews.com |

Kabupaten-Serang || Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) beserta Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan (DLHK) Kabupaten Serang yang di dampingi langsung oleh Direktur Konsorsium Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Banten melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke PT Genesis Regeneration Smelting di Jalan Raya Cikande-Rangkas, tepatnya di KM 13,5 Desa Cemplang Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang-Banten. (Selasa 23/04/2024)

Arif Fadilah selaku Penegakan Hukum (Gakkum) dari kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bagian Direktorat Pengendalian Pencemaran Air, langsung melakukan cek lokasi tempat lahan sawah yang diduga tercemar dampak oleh pembuangan dari perusahaan yang memproduksi Timah dari PT Genesis yang sempat ramai di pemberitaan beberapa hari lalu yang sempat tayang di Media Online .

Dalam melakukan sidaknya, Arif Fadilah selaku Direktorat Pengendalian Pencemaran Air menanyakan pada pihak HRD PT Genesis atas nama Boyke untuk mengkonfirmasi sejauh mana izin Amdal yang di tempuh.

Boyke selaku HRD PT Genesis Regeneration Smelting angkat bicara terkait yang dipertanyakan pihak KLHK mengenai perijinan AMDAL tersebut.

“Saya disini belum lama,terkait izin amdal dan lain-lain sudah kami tempuh. Adapun terkait berita kemarin yang sempat viral sudah di sampaikan ke pimpinan kami Mr.Fheng. Dan pihak yang punya lahan sawah atas nama Iip yang kena dampak cairan dari perusahaan ini, setahu saya sudah ada komunikasi antara pemilik lahan sawah dengan bos (Mr.Fheng).
Sejauh ini izin sudah ditempuh semuanya” Jelasnya.

Kemudian ketika pihak perusahaan disuruh menunjukan legalitas atau bentuk perijinan yang sudah ditempuh yang diminta oleh pihak KLHK, Boyke mengambil berkas dan memperlihatkannya.

Arif selaku Gakkum KLHK, Direktorat Pengendalian Pencemaran Air menegaskan bahwa dokumen tersebut belum lengkap dan masih ada beberapa izin yang belum ditempuh, meminta pada pihak perusahaan agar segera menyelesaikan izin untuk melengkapi dokumen perusahaan.Karena dokumen yang ditujukan itu sifatnya hanya Pertek (Persetujuan teknis). Dan berkas itu hanya sekedar tembusan saja, belum keluar secara sah kalau menurut aturan izin yang benar mah.

BACA JUGA  Guyub Kapolsek Cisoka Bersama Forum 7 Ormas Bersatu Se-Kecamatan

(Red,Tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!